Judul Buku :
BENCANA DALAM PERPEKTIF SOSIOLOGI
PENULIS
Prof. Dr. Hj. Nurliana Subair, M.Si
EDITOR
Ahmad Usman
Penerbit : CV. Paperhome Indonesia
Tebal :
viii + 208, 210 x 297 mm
Cetakan : Cetakan Pertama Januari 2026
ISBN: 978-634-7370-13-6
Harga: Rp. –
Sinopsis :
Buku Bencana Dalam Perspektif Sosiologi menyajikan kajian komprehensif mengenai bencana sebagai fenomena sosial yang tidak dapat dipahami semata-mata dari sudut pandang teknis dan alamiah. Bencana dipandang sebagai peristiwa yang berkaitan erat dengan struktur sosial, relasi kekuasaan, nilai budaya, tingkat kesadaran kolektif, serta kapasitas masyarakat dalam mengelola risiko dan dampaknya. Oleh karena itu, pendekatan sosiologis menjadi landasan utama dalam memahami dinamika kebencanaan secara lebih holistik dan berkelanjutan.
Pembahasan buku ini diawali dengan pengenalan paradigma dan filosofi bencana, yang menguraikan konsep, faktor penyebab, potensi ancaman, serta dampak bencana dalam konteks sosial. Selanjutnya, buku ini mengelaborasi sosiologi bencana sebagai disiplin kajian, termasuk ruang lingkup, teori-teori utama, serta urgensinya dalam merespons berbagai persoalan kebencanaan di masyarakat. Pada bagian ini, pembaca diajak memahami bagaimana bencana memengaruhi tatanan sosial sekaligus membentuk respons kolektif masyarakat.
Buku ini juga membahas manajemen bencana dalam perspektif sosiologi, mulai dari tahap pra bencana, saat bencana, hingga pasca bencana. Aspek kesiapsiagaan, literasi bencana, sosialisasi, dan mitigasi dijelaskan sebagai fondasi penting dalam membangun masyarakat yang sadar risiko dan tangguh terhadap bencana. Penekanan diberikan pada peran pengetahuan, komunikasi sosial, serta partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana.
Lebih lanjut, buku ini mengkaji pentingnya kolaborasi penta helik yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media dalam penanggulangan bencana. Selain itu, konsep ketangguhan sosial, kemampuan dan kapasitas adaptasi, kesadaran kolektif, serta partisipasi masyarakat dianalisis sebagai elemen kunci dalam memperkuat daya lenting sosial ketika bencana terjadi. Kajian mengenai kerentanan sosial, solidaritas sosial pascabencana, dan modal sosial juga memperlihatkan bagaimana hubungan sosial dan kepercayaan menjadi faktor penentu dalam proses pemulihan dan pembangunan kembali.
Secara keseluruhan, buku ini tidak hanya menawarkan kerangka konseptual dan teoritis, tetapi juga memberikan perspektif analitis yang relevan bagi pengembangan kebijakan dan praktik penanggulangan bencana. Buku ini ditujukan bagi mahasiswa, akademisi, peneliti, praktisi kebencanaan, pengambil kebijakan, serta masyarakat umum yang ingin memahami bencana secara lebih mendalam melalui lensa sosiologi, guna mewujudkan masyarakat yang lebih siap, tangguh, dan berdaya menghadapi bencana.