Edukasi dan Terapi Psikospiritual Melalui Dukungan Keluarga pada Pasien Kemoterapi Kanker Payudara

Baca buku dengan klik gambar diatas

Judul Buku :

Edukasi dan Terapi Psikospiritual Melalui Dukungan Keluarga pada Pasien Kemoterapi Kanker Payudara

PENULIS

Zakariyati, S.Kep., Ns., M.Kep

Prof. Dr. Ariyanti Saleh, S.Kp. M.Si

Prof. Dr. dr. Rina Masadah, Sp.PA (K), M.Phil., DFM.

Dr. Erfina, S.Kep., Ns., M.Kep

Editor

Prof. Dr. Ariyanti Saleh, S.Kp. M.Si

Penerbit : CV. Paperhome Indonesia

Tebal :

vi + 130, 155 x 230 mm

Cetakan : Cetakan Pertama Mei 2026

ISBN: (Sementara Proses)

Harga: Rp. –

Sinopsis :

Buku Edukasi dan Terapi Psikospiritual Melalui Dukungan Keluarga pada Pasien Kemoterapi Kanker Payudara menghadirkan pendekatan komprehensif dalam pendampingan pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Tidak hanya berfokus pada aspek medis, buku ini menekankan pentingnya keseimbangan antara kondisi fisik, psikologis, dan spiritual sebagai satu kesatuan dalam proses penyembuhan.

Berlandaskan adaptasi Teori Comfort Kolcaba, buku ini menguraikan bagaimana kenyamanan pasien dapat ditingkatkan melalui integrasi terapi psikospiritual, termasuk praktik dzikir dan self-ruqyah, serta dukungan keluarga yang berkesinambungan. Pembaca akan diajak memahami pengalaman pasien selama kemoterapi, berbagai efek samping yang muncul, serta strategi keperawatan yang holistik untuk membantu pasien beradaptasi secara lebih baik.

Selain itu, buku ini menyajikan panduan praktis berupa edukasi pasien, konseling psikospiritual, serta langkah-langkah pelaksanaan terapi yang dapat diterapkan oleh tenaga kesehatan maupun keluarga. Disertai dengan tahapan evaluasi dan tindak lanjut, buku ini memberikan arah yang jelas dalam memastikan keberlanjutan perawatan yang efektif dan bermakna.

Pada akhirnya, buku ini tidak hanya menjadi sumber ilmu, tetapi juga sumber inspirasi yang menumbuhkan harapan, kekuatan, dan ketenangan batin bagi pasien. Dengan sinergi antara terapi psikospiritual dan dukungan keluarga, proses pengobatan tidak lagi sekadar perjuangan fisik, melainkan perjalanan menuju kesembuhan yang holistik dan penuh makna.